Blog = Freedom of Speech

Hari Sabtu sepekan yang lalu (5/1/2008), saya meliput Obor HAM mampir di Yogyakarta. Dari pers release yang dibagikan panitia, tiba-tiba mata saya terhenti pada satu paragraf. Isinya begini:

“…..…He Weihua ditahan secara paksa di rumah sakit jiwa hanya gara-gara memposting komentar kritis di blognya http://www.boxun/ hero/hewh/. Sebelumnya ia pernah disuntik secara paksa oleh anggota Biro Keamanan Negara. di rumah sakit jiwa pada Desember 2004. Bulan September 2006 lalu, ia dicegat sepeda motor, dan diperingatkan untuk tidak meneruskan aktivitas internetnya”

“….. Seorang penulis internet, Du Daobin, sejak bulan Oktober tahun lalu secara resmi dikenai dakwaan subversi setelah menerbitkan 28 artikel di internet yang mengkritik kebijakan pemerintah. Pada 25 Juli 2006 lalu, Century China — sebuah website yang sangat populer ditutup dengan tuduhan melanggar. Saat ini, 50 orang blogger mendekam di penjara, demikian laporan akhir tahun Reporters Without Borders yang dipublikasi awal tahun 2007 ini. Pada akhir Oktober 2006, Amnesty International mengimbau semua blogger di seluruh dunia bersatu memperjuangkan kebebasan blogger di China yang terkekang”.

Pengebirian akses internet di China memang bukan cerita baru. Penangkapan terhadap blogger China yang kritis, hanya salah satu contoh. Konon di negeri itu, polisi cyber yang beken disebut The Great Firewall of China siap memantau aktivitas di dunia maya 24 jam non-stop.

Bukan hanya memantau konten situs-situs yang ada, kabarnya mereka juga menelusup ke ruang-ruang privat semisal chatting. Mereka juga menyensor kata kunci seperti demokrasi, hak azasi manusia, korupsi, kebebasan, dll.

Pengebirian akses internet, rupanya dipikirkan Rezim Komunis China untuk menekan pergerakan oposisi yang sangat masif di dunia maya. Apalagi pengguna internet di negeri Tirai Bambu, ini salah satu yang terbesar di dunia.

Nah, kalau ngeblog, yang dianggap berbicara di “dunia maya” saja dilarang, lalu bagaimana nasib mereka yang berbicara di “dunia nyata” seperti di koran, televisi, radio, atau bahkan berorasi di tengah kerumunan massa!

Rz, ngeblog-itu-kebebasan-berbicara

Iklan

6 thoughts on “Blog = Freedom of Speech

  1. pertama, bahwa kebebasan berbicara setara dengan kebebasan hidup, beragama, dan mendapat penghidupan layak.

    kedua, pembungkaman blog termasuk pelanggaran HAM

  2. apa blogger yang menulis berita termasuk wartawan?

    *****

    Mas Noel, blogger tidak berarti wartawan.

    Tapi, kalau pernah dengar citizen journalism: warga yang ikut menuliskan kabar suatu perisitiwa- dan belum tentu bekerja di media, dimana dia akan menuliskan kabarnya itu? Nah, salah satunya mereka menulis di blog atau website pribadinya.

  3. setuju kalau ngeblog itu kebebasan berbicara, yah kayak alasan kenapa harus ada kebebasan pers. tapi kalau blogger disamakan dgn jurnalis, kayaknya belum pas deh. sapa tau beritanya aspal!, kan susah tuh verifikasinya. hehehhee…nanti malah jadi fitnah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s