Soundtrack of My Life

The Soundtrack of My Life selalu terdengar di awal siaran radio Swaragama. Radio di Yogyakarta dengan segmen pendengar utama mahasiswa –slogan mereka The Station for Campus Community, itu tahu persis setiap pendengarnya punya lagu favorit yang pas banget sama dirinya. Atau paling tidak, describes part of their life.

Seperti lazimnya anak muda yang bergelora tinggi soal asmara, tiap kali mereka menjalin hubungan —pacaran atau apapun namanya— tak jarang punya lagu spesial yang menggambarkan hubungan mereka. Meski itu bukan keharusan, tapi, banyak dari kita meyakini itu. Is it right?

Coba simak tuturan ini. “Lagu ini pas banget sama gue and cowok gue. Liriknya nyeritain tentang long distance, sesuatu yang lagi gue jalanin sekarang” kata seorang gadis ketika ditanya lagu apa yang jadi soundtrack of my life-nya. Seorang pria setengah baya bercerita tentang first love nya. “Gue ambil gitar, trus nyanyiin lagu ini mengenang indahnya first love gue jaman dulu”. Katanya lagi “Itu lagu sering kita nyanyiin bareng di kos-kosan. Terus kita nangis.”

Saya mungkin sedang merasakan apa yang diceritakan gadis dan pria setengah baya itu. Ya, ada 3 lagu yang bertengger setia di playlist MP3 saya belakangan ini. Disaat tertentu, bahkan hanya 3 lagu itu yang mengalun merdu di headphone yang setia menempel dikedua telinga.

aku mau mendampingi dirimu

aku mau cintai kekuranganmu

selalu bersedia bahagiakanmu

apapun terjadi

kujanjikan aku ada

Bagian reffrain lagu “Aku Mau” yang dilantunkan Once Dewa 19 ini benar-benar punya kedalaman lirik luar biasa buat saya. Mirip “Dealova” —pernah jadi soundtrack of my life saya— yang juga berlirik dahsyat.

Memang kesannya subyektif. Tapi, beberapa orang berpendapat sama seperti saya. Ya, soal kedalaman lirik “Aku Mau” itu. Coba putar 2-3 kali lagu itu. Dengarkanlah. Apalagi buat kalian yang sedang mengalami rasa falling in love, atau diliputi rasa rindu pada si Dia nun jauh disana.

Lagu berikutnya: “Munajat Cinta” Ahmad Dhani feat The Rock. Saya sempat berpikir, apa lagu ini menggambarkan situasi terdalam perasaan Ahmad Dhani yang ingin mencari tambatan hati baru, setelah merasa dikecewakan Maia, istrinya? Ahh, belum tentu juga. Dengar saja lirik ini:

tuhan kirimkanlah aku

kekasih yang baik hati

mau mencintai aku

apa adanya

Kata teman saya “Lagunya [Aku Mau] Once itu jawaban lagunya [Munajat Cinta] The Rock”. Benarkah? Saya tidak bisa menerima kesimpulan sesaat kawan saya itu. Selain juga, tidak ada kejelasan siapa pencipta lirik “Aku Mau”. Bahkan Once bersama Aquarius membuat sayembara untuk memberi judul lagu ini.

Sepintas dari sound gitarnya, memang terdengar mirip soundnya Andra —lead guitar Dewa 19. Tapi tentunya itu tidak cukup menjawab. Lalu siapa pencipta sebenarnya? Andra, Dhani, Ricky Five Minutes, Once, juga Opick yang membuat lirik Dealova, adalah beberapa nama yang dicurigai sebagai pencipta liriknya. Kalau lagu Munajat Cinta, jelas besutan Dhani sendiri.

Satu lagu lagi yang menyusul “Munajat Cinta” dan “Aku Mau” di playlist saya adalah tembang “Bukannya Aku Takut”. Tembang Juliette ini sebenarnya sudah hits beberapa tahun silam. “Bukannya Aku Takut” dulu dinyanyikan TBK, yang sebagian personilnya sekarang jadi bagian dari Juliette yang diproduseri oleh Bimo ex Netral, mantan penggebuk drumnya TBK.

bukannya aku takut

akan kehilangan dirimu

tapi aku takut

kehilangan cintamu

That’s soundtrack of my life. 3 lagu itu saban hari saya dengarkan. Lirik ketiganya benar-benar menggambarkan suasana hati saya sekarang. So, what’s the point! Pernahkah kamu mentasbihkan sebuah lagu sebagai soundtrack hidup kamu?

[untuk gadis manis yang menangis semalam]

Rz, lagi-melankolis

Iklan

13 thoughts on “Soundtrack of My Life

  1. Salam kenal,
    Emang suatu lagu bisa membawa kita ke suatu perasaan tertentu, ketika di jaman dulu kita pernah punya soundtrack of my life, maka ketika denger lagi lagu itu, perasaan yang dulu pernah ada bisa teringat kembali.

  2. wukakakak… tnyata oh tnyata yang menggawangi blog ini dia yang slama ini kukenal… wuehehehehe, he’s my cousin. oalah, jebule kowe tho? 😉
    hhmm.. d soundtrack of my life dr duuulluuuu mpe skarang teteup when u believe-nya mariah Carey..

    ..and it was miracle, when u believe..

    well well well, ga cm cewek aja yang kerap kesambar virus melankolis yah..

    c u bro

  3. sountrack of my life…? “you raise me up” dong… 🙂

    When I am down, and oh my soul so weary
    When troubles come, and my heart burdened be
    Then I am still and wait here in the silence
    Until you come and sit awhile with me.

    You raise me up so I can stand on mountains.
    You raise me up to walk on stormy seas.
    I am strong when I am on your shoulders.
    You raise me up to more than I can be.

  4. hhnggg… sontrek of my life? kalo saya sih rasanya sontrek of mai laif-nya itu lagunya Ustadz Jefry yang “Astaghfirullah” itu loh! *he he he*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s