Arsip untuk politik kategori

Kemenangan Obama

Posted in artikel, berita, kehidupan, opini, politik dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , on November 8, 2008 by rezco

obama-menteng1

Siapa sangka ekspresi wajah bocah-bocah SD Menteng yang sedang teriak kegirangan bakal muncul di halaman depan koran NY Times, salah satu koran terbesar di negeri AS sana.

Obama memang sukses mencetak sejarah : Presiden AS pertama berkulit hitam dan keturunan Afro-Amerika. Fakta lainnya, meski tidak penting juga, ia memiliki darah Islam dari garis Ayah dan pernah tinggal di Indonesia dan sebentar mencicipi bangku sekolah di Indonesia. Yang terakhir mungkin alasan kenapa bocah-bocah SD Menteng muncul di NY Times.

Soal kemenangan Obama saya menilainya biasa saja. Pertama, mungkin karena kesuksesan Obama merambah dunia maya untuk medium kampanye. Kedua, Ia juga berhasil merangkul suara kaum muda. Mereka itu pemilih pemula dan jumlahnya mendekati 20 persen dari total pemilih dalam Pilpres AS. Jumlah itu cukup signifikan, mengingat partisipasi warga AS dalam Pemilu cukup rendah, yakni 40 persen.  Ia juga berhasil merebut hati kelompok minoritas, oposisi, dan kaum perempuan yang belum memutuskan pilihan hingga detik-detik terakhir pencoblosan.

Ketiga, Republikan salah memasang kandidat. Mc Cain- Palin relatif kalah bila disandingkan dengan kandidat Demokrat Obama-Biden. Meskipun perlu dicatat, Biden hanya sedikit kontribusinya dalam kemenangan Obama.

Mc Cain sosok orang tua konservatif, gaya bicaranya kaku dan tidak menawarkan sesuatu yang kongkrit bagi calon pemilih. Ia hanya dihormati sebagai pahlawan perang Vietnam lantaran pernah mendekam di tahanan Vietkong selama hampir 5 tahun. Kesan kaku Mc Cain tampak pada 3 kali debat pre-election yang secara gemilang dimenangkan oleh Obama. Konservatif jelas tak memberi harapan bagi warga AS yang sedang dirundung masalah. AS sedang goyah akibat krisis finansial, pengangguran melonjak drastis, dan jumlah utang menumpuk akibat perang di Irak dan Afghanistan.

Obama dengan semboyan Yes, We Can dan Change We Need bagaikan spirit baru bagi warga AS yang sedang murung dan menginginkan harapan. Satu alasan yang masih harus diverifikasi, katanya, beberapa orang tua prajurit AS yang diterjunkan di Afghanistan dan Irak, memilih Obama lantaran ingin anaknya segera ditarik dari medan perang.

topi-jacky-kennedy1

Bagaimana Palin? Bagi saya, dia hanya sukses memelopori trend baru busana dan kacamata wanita. Kejadian yang mirip dengan kepeloporan gaya topi dan kacamata besar Jacqueline Kennedy, istri mendiang Presiden John Kennedy di era 60-an. Sementara Biden sepertinya hanya sekedar pelengkap persyaratan Obama menjadi Capres.

Gelombang dukungan orang-orang kaya di AS dan sejumlah tokoh berpengaruh, juga salah satu faktor kemenangan Obama. Berkat dukungan itu, dana kampanye Obama sanggup menembus rekor hingga 1 Miliar Dollar AS. Padahal, pada Pemilu 2004 lalu, Komisi Pemilihan Federal melansir total dana kampanye dari kandidat Bush dan Kerry hanya mencapai 693 juta dollar AS.

Kemenangan Obama bukan karena keberhasilan ia seorang dan tim suksesnya plus Partai Demokrat. Tapi, ada gelombang dukungan yang tidak terkira yang membantu Obama untuk mencapai White House.

Rz, bukan-lulusan-SD-Menteng

Alternatif

Posted in artikel, berita, kehidupan, opini, politik dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , , , , , , on September 7, 2008 by rezco

Pilpres 2009 memang masih lama. Tapi kalau muka lama lagi yang disodorkan, bisa-bisa pilihannya terbatas “dia lagi dia lagi”. Sekedar mengelak dari kejumudan, tak ada salahnya melirik yang alternatif.

Rizal Mallarangeng. Pengusung slogan if there is a will there is away ini memang pantas disaluti. Slogannya sebagai generasi baru, seolah mendobrak pakem hanya orang-orang tua saja yang berani berlari mengejar kursi panas RI-1. Usianya baru 44 tahun, tapi belum jelas bakal mennunggan kuda “parpol” mana.

Fadjroel Rachman. Mantan aktivis ITB era 70-an yang pernah dibui lantaran mengritik orde baru ini, sudah mendeklarasikan dirinya sebagai capres alternatif dalam acara pertemuan aktivis lintas generasi beberapa bulan silam, di depan Tugu Proklamasi. Basis masanya belum jelas, apalagi kendaraan parpolnya. Tapi soal semangat, presenter TVRI ini boleh diacungi jempol lah.

Sutiyoso. Orang-orang tergusur di Jakarta mungkin memendam benci berakar sampai nadi kepada sosok ini. Sosok yang kerap dipanggil Bang Yos, adalah Gubernur Jakarta terunik. Menjadi Gubernur 2 periode dalam masa kepemimpinan 4 Presiden yang berbeda. Tak jelas kendaraannya, kecuali klaim belasan parpol kecil yang tak lolos verifikasi, dan katanya sudah melamar dirinya sebagai capres.

Rizal Ramli. Mantan menteri ini memang belum lugas menyatakan dirinya berniat ikut dalam hiruk pikuk pilpres 2009. Namun, dari apa yang digemborkan sebagai Jalan Baru Perubahan, bisa jadi dia berhasrat juga kesana. Suatu saat ia pernah berujar “jangan pilih Tank Mogok atau Mobil Bekas”. Tahulah maksudnya.

Akbar Tandjung. Kalau saja Partai Golkar tak menggelar Konvensi Capres, bisa jadi Bang Akbar bakal mencari tumpangan lain demi ikut berlari menuju kursi panas RI-1. Ambisi politiknya memang tinggi, tapi diimbangi kepiawaian berpolitik. Jaringannya luas.

Prabowo Subianto. Tiba-tiba jadi pembela petani. Entah kenapa mantan ijo royo-royo yang dulu dikenal kesangarannya itu kini kembali berlari mengejar kursi RI-1. Kendaraannya sepertinya sudah tak samar lagi : Garuda Emas yang berpesan jangan lupa membeli beras, telor, dan buah-buahan dari petani.

Wiranto. Ini juga ijo royo-royo yang masih berambisi menjadi Presiden. Kalah di Pilpres 2004 belum membuat kapok dirinya untuk meraih kursi RI-1. Soal kesangarannya, tak kalah dari Prabowo. Kabarnya duitnya banyak. Kendaraannya sudah dipersiapkan begitu tak lagi mendapat ruang di Golkar.

Soetrisno Bachir. Si Hidup Adalah Perbuatan ini mungkin menyadari betul, perbuatan yang pas baginya adalah membuat iklan. Kendarannya sangat terang: Partai Artis Nasional, lantaran banyak artis jadi caleg dari partai itu.

Silakan dicermati. Alternatifkah mereka. Atau sekedar menjadi figuran dalam keramaian pentas drama menuju RI-1.

Rz, saya-sih-suka-musik-alternatif

HARMOKO: hari-hari omong kosong

Posted in artikel, berita, opini, politik dengan kaitan (tags) , , , , , on April 21, 2008 by rezco

Kalimat “..atas petunjuk Bapak Presiden…” kerap meluncur dari mulutnya.

Akronim Klompencapir yang merupakan kependekan dari Kelompok Pendengar Pembaca dan Pirsawan, serta jargon mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, juga produk cangkem Menteri berambut klimis ini.

Zaman orde baru, perannya cuma berkoar-koar jadi corong Soeharto menyebarkan informasi dus doktrin atas nama pembangunan. Kalau ingat ritual Safari Ramadhan, itu ciptaan dia untuk bertemu masyarakat bawah.

Mulanya ia hanya wartawan Pos Kota yang kemudian menjadi Ketua PWI. Awal karirnya malah sebagai ilustrator koran. Setelah merapat pada pusaran orde baru, Soeharto mengangkatnya jadi Menteri Penerangan. Dan ketika Soeharto tutup riwayat kekuasaan pada 1998, ia hilang bak ditelan bumi. Dia dianggap sebagai brutus, karena meminta Soeharto -orang yang membesarkannya- mundur dari jabatan Presiden saat menjabat Ketua DPR-MPR tahun 1998 silam.

10 tahun ia sirna dari pemberitaan. Padahal, jaman dulu tiada hari tanpa Harmoko di layar televisi. Sekarang, tiba tiba ia kembali menongolkan wajahnya di media massa. Berita pendeklarasian Partai Kerakyatan Nasional (PKN) yang menempatkan putra Nganjuk ini di jabatan Dewan Pembina, kontan menarik perhatian orang Indonesia pada sosok ex-anak emas Soeharto jaman orba dulu.

Harmoko mau ngapain? Kira-kira begitu pikir beberapa orang. Menanggapi kemunculan Harmoko, pengamat politik LIPI Hermawan Sulistyo menganggap si hari-hari omong kosong itu sedang dihinggapi sindrom selebritis. “Dia mungkin terkena apa yang disebut sindrom selebritis. Seperti mantan pejabat dan petinggi-petinggi militer jaman dulu yang ramai-ramai membuat partai”.

Ungkapan lebih nyinyir datang dari bos Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir, “Harmoko sedang melakukan lelucon politik, April Mop!” katanya.

Semoga Harmoko sadar manuvernya itu sedang ditertawai berbagai pihak sampai terpingkal-pingkal. Meski dia sempat bilang “saya gak omong kosong, saya ini hari-hari omong kongkrit”

waduh!!!…

Rz, bukan-penggemar-harmoko

Tank Mogok & Mobil Bekas

Posted in artikel, berita, indonesia, opini, politik dengan kaitan (tags) , , , , on April 18, 2008 by rezco

Barang usang memang tak lagi nyaman digunakan. Lebih baik dibuang atau dikandangkan, kalau tak siap menghadapi rewelnya barang usang.

Seperti gagalnya para Jenderal dan tokoh tua bermuka lama di Pilkada Idol bisa jadi karena rakyat sudah tak mau lagi memilih “barang usang” itu.

Saya mendengar istilah unik: Tank Mogok dan Mobil Bekas, saat liputan di Bantul kemarin.

“Jangan lagi pilih Tank Mogok dan Mobil Bekas lagi!” ucap Rizal Ramli, mantan Menteri era Presiden nyleneh Gus Dur.

Siapa si Tank Mogok itu?

Tank Mogok yang dimaksud Rizal tentunya para Jenderal yang secara pede bertarung di Pilkada Idol Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Tank Mogok di Jawa Barat siapa lagi kalau bukan mertua pebulutangkis Taufik Hidayat yang secara mengejutkan kalah di Pilkada Jawa Barat. Tank tua itu kenapa seperti tidak pernah jera. Bukankah ia sudah kalah dalam Pilpres Idol 2004 saat digandeng Hamzah Haz, dan kemudian gagal dicalonkan menjadi Cagub DKI Jakarta oleh PDIP.

Rakyat tentu tak bodoh. Tank usang yang tak lagi memiliki rudal tangguh tentu kalah ketika diadu dengan Panzer anyar bersenjatakan rudal nuklir warna putih-biru.

Orang Sumatera Utara mungkin nyaris sama. Mereka tak lagi yakin Tank yang pernah menjadi Panglima di sepanjang Bukit Barisan itu, bakal mampu menjelajah prima selama lima tahun kedepan. Lebih baik pilih tank baru yang lebih enerjik.

Lagipula, di sisi lain rakyat sudah bosan dikomandoi “baju loreng”. Bagi mereka yang masih ingat, era tahun 70 hingga 90-an banyak “baju loreng” yang dikaryakan menjadi Kepala Daerah. Mulai dari Gubernur, pak Bupati, sampai level terendah pak Camat sekalipun lumrah diisi “baju loreng”. Pola-pola militerisme inilah yang ditenggarai membuat masyarakat sepertinya jengah, dan mencoba tak lagi dipimpin “baju loreng”.

Lalu siap Mobil Bekas? Mereka itu pejabat sipil yang sedang berkuasa. Entah itu kandidat incumbent, atau pejabat negara yang masih memegang jabatan tapi rela turun untuk bertarung di Pilkada Idol.

Mobil Bekas tak beda jauh dengan Tank Mogok. Sama-sama tak lagi dilirik rakyat untuk lima tahun kedepan.

Ohh…kasiannya mereka.

Jadi, jangan pilih Tank Mogok dan Mobil Bekas lagi ya!

Rz, pilih-limousine-aja

Sosialisme Ala Chavez

Posted in berita, ekonomi, opini, politik dengan kaitan (tags) , , , on Desember 25, 2007 by rezco


“Silahkan bayar minyak kami dengan pisang atau gula” kata Chavez dihadapan negara-negara Amerika dan Karibia pengekspor dan pengimpor minyak. Negara-negara itu biasa disebut juga kelompok Petrocaribia.

Presiden Venezuela yang kental dengan gaya sosialisme ini, juga mengutarakan niatnya menciptakan geopolitik baru di ranah perminyakan. “Kelompok ini tidak akan melayani imperialisme dan kapitalisme” tambah Chavez lagi.

Tentunya Chavez tak sekedar cuap-cuap omong kosong. Ia punya cukup alasan untuk berkata seperti itu. Lihat saja, produksi minyak Venezuela masuk lima besar dunia. 17 negara anggota Petrocaribia disuplai kebutuhan minyaknya oleh negara yang luasnya tak lebih dari setengah luas wilayah Indonesia ini.

Chavez sadar betul, Venezuela bercokol kuat di ranah perminyakan Petrocaribia. AS yang menguasai pasar minyak dunia pun, tak bisa memasuki wilayah ini. Karena itulah Chavez cukup berani beretorika menjual minyaknya dengan pisang, atau gula bahkan.

Apa yang ditawarkan Chavez itu tidak aneh sebenarnya. Lihat saja apa yang dilakukan Chavez kepada Kuba. Negara Fidel Castro itu disuplai 100.000 barel minyak per hari oleh Venezuela. Untuk semua itu, Kuba hanya perlu “membayar” dengan ribuan dokter dan guru yang mengajar gratis di Venezuela.

Berita versi BBC dapat dilihat disini


Rz, doyan-pisang-bukan-sosialis