Minggu malam(11/9) di Plaza Bintaro, Jakarta.
5 roti besutan BreadTalk saya lahap habis. Padahal, seporsi Hoka-Hoka Bento baru saja masuk ke perut sejam sebelumnya.
Kerasukan setan laper. Hahaha……

Begini rinciannya:
D’Diva
Roti berbentuk persegi panjang dan cukup tebal, namun teksturnya lembut, dan empuk digigit. Bagian atas dilapisi mayonaise dan ditaburi sosis sapi 3-4 potong sebesar ibu jari. Ada tambahan saus, dan sedikit sambal, serta irisan paprika merah, membuat kaya rasanya. Enak lah…

Hot Temptation
Bentuk roti pipih. Teksturnya lembut, empuk digigit. Isinya tak beda jauh dengan D’Diva: sosis sapi diiris pipih 4-5 potong diolesi mayonaise, namun ada taburan keju parut diatas roti. Bedanya, jenis ini lebih pedas. Ada potongan bawang bombay, taburan daun hijau kecil-kecil mirip seledri, dan sambal yang lebih pedas rasanya, tanpa saus tomat. Mungkin inilah alasan disebut “Hot”.

Fire Floss
Berbentuk seperti roti isi pada umumnya. Penampilannya minimalis. Seperti roti biasa , namun dengan taburan abon sapi pedas diatasnya dalam jumlah yang banyak. Sepertinya ada bawang gorengnya juga. Rasanya: lembut, ueenakk, agak spicy tapi lezat. Meski minimalis dari penampilannya, namun, inilah satu roti besutan BreadTalk yang menyandang “gelar ” Best Seller.

Tiny Earth Quake
Roti persegi disajikan dalam kotakan. Hampir mirip dengan pizza keju kering. Diatas roti, ada topping irisan keju yang menyatu dengan kult roti. Di bagian dalam, ada keju mozarella lumer yang uenaakkk saat menyentuh lidah. Gurih, dan keju bangettt…
Lalu kenapa namanya tak ada hubungannya dengan keju???

Strawberry Rocky
Rotinya berbentuk bulat. Ditengah roti ada bentangan strawberry jam. Rotinya lembut, empuk digigit dan tentunya, manis dilidah. Cocok untuk dessert. Ini “juara” saya dalam ajang icip-icip roti kali ini

Total kerusakan kantong: Rp 31.500 untuk 5 jenis roti
Kenyang…kenyang…enyak…enyak…..enyak….
MAAF, kualitas foto (amat) menyedihkan, karena di capture dengan kamera ponsel 1,3 Megapiksel.
Rz, jagoan-makan-takut-gemuk

