Sosialisme Ala Chavez


“Silahkan bayar minyak kami dengan pisang atau gula” kata Chavez dihadapan negara-negara Amerika dan Karibia pengekspor dan pengimpor minyak. Negara-negara itu biasa disebut juga kelompok Petrocaribia.

Presiden Venezuela yang kental dengan gaya sosialisme ini, juga mengutarakan niatnya menciptakan geopolitik baru di ranah perminyakan. “Kelompok ini tidak akan melayani imperialisme dan kapitalisme” tambah Chavez lagi.

Tentunya Chavez tak sekedar cuap-cuap omong kosong. Ia punya cukup alasan untuk berkata seperti itu. Lihat saja, produksi minyak Venezuela masuk lima besar dunia. 17 negara anggota Petrocaribia disuplai kebutuhan minyaknya oleh negara yang luasnya tak lebih dari setengah luas wilayah Indonesia ini.

Chavez sadar betul, Venezuela bercokol kuat di ranah perminyakan Petrocaribia. AS yang menguasai pasar minyak dunia pun, tak bisa memasuki wilayah ini. Karena itulah Chavez cukup berani beretorika menjual minyaknya dengan pisang, atau gula bahkan.

Apa yang ditawarkan Chavez itu tidak aneh sebenarnya. Lihat saja apa yang dilakukan Chavez kepada Kuba. Negara Fidel Castro itu disuplai 100.000 barel minyak per hari oleh Venezuela. Untuk semua itu, Kuba hanya perlu “membayar” dengan ribuan dokter dan guru yang mengajar gratis di Venezuela.

Berita versi BBC dapat dilihat disini


Rz, doyan-pisang-bukan-sosialis

12 Tanggapan ke “Sosialisme Ala Chavez”

  1. sosialisme mana nih?

    semua teriak sosialis

  2. Waduh…. sama dong ya sama produk pesawat kita CN-235 kita yang diimbal beli dengan beras ketan oleh Thailand dulu. Hehehehe…. :D

  3. Hugo Chavez, figur tegas dari sosialis yang masih konsisten dengan sikapnya yang menetang kapitalisme…. Hmmmm menarik sekali!

  4. udah tukeran ama indonesia aja dech… gula ma pisang banyak disini :D

    apa mo sekalian ma tenaganya?? juga boleh…

    salutte buat venezuela


    Rz: hahaha…setuju!

  5. Sosialisme? Ah! entah kapan itu bisa terwujud.

  6. Kemarin lihat yang antri minyak tanah dipedalaman cinere… sosialisme?

    -Ade-

    Rz: aku yo bingung De! sosialisme ki opo to yo?

  7. Kalo kita bisa gitu ndak ya? ngejar produksi 1juta barel/hari biar ndak defisit aja ngos2an. duh, indonesia..indonesia…

  8. Apapun “bentuk”-nya, yg jelas, gaung demokrasi, sosialisme, entah apapun itu, hanya dinikmati oleh kalangan yg sudah berkecukupan. Bagi yang lapar, ya tetap lapar…. :(

    Rz: sepakat. gimana ngomong sosialisme, kalau perut masih lapar :mrgreen:

  9. Waa…andai dokter dan guru tadi mau membaktikan dirì di Negeri kita, terutama daerah pelosok dan pedalaman…
    *melamun*

  10. hikz . . . saya ndak paham

  11. Wow Chavez, teruslah acungkan tanganmu ke atas

Tinggalkan Balasan